لا تجد حلاوة العبادة حتى تجعل بينك وبين الشهوات سدا
Kamu takkan merasai manisnya ibadah sehinggalah kamu sekat antara kamu dan syahwat-syahwat… demikian nukilan dari Bisyr bin Al-Harith.

Jika anda amati perkataan beliau, anda akan dapati ada benarnya kata-kata tersebut.

Ia dibenarkan oleh tindakan ulama-ulama besar islam seperti imam ahmad bin hanbal yang gembira bila berada dalam situasi yang susah.

Ada benarnya juga kata-kata syeikh ibn uthaimin dalam mensyarahkan kitab hilyah tolibul ilm oleh syeikh bakar abu zayd … “sekali sekala … berjalanlah – berkaki ayam”. Biasakan diri kita dengan kesusahan, agar suatu hari nanti mungkin kita akan diuji dengan kesusahan. Juga… beribadah ketika dalam situasi susah, lebih berkualiti berbanding ibadah dikala senang-lenang.

Allahumma La ‘isya illa ‘isya al-akhirah…

Advertisements

One thought on “Nikmatnya Ibadah Apabila Syahawat Disekat

  1. Reblogged this on abdullatef@attamimi and commented:

    Bisyr bin Al-Harith said:

    You will not taste the sweets of Ibaadah until you make between you and the desires a barrier.

    I say:
    If there is no barrier, the desires will taste sweeter then Ibaadah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s